Senin, 04 Januari 2016

Larutan Elektrolit dan Non-Elektrolit




BAB  I

PENDAHULUAN


1.1                           Latar Belakang

Larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit merupakan salah satu jenis larutan yang ada dalam bidang kimia. Larutan elektrolit adalah larutan yang mengandung ion yang dapat menghantarkan listrik. Sedangkan larutan non-elektrolit adalah larutan yang tidak mengandung ion sehingga tidak dapat menghantarkan listrik.

Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan memberikan gejala berupa hidupnya lampu pada alat uji atau timbulnya gelembung gas dalam larutan.
Contoh larutan elektolit adalah larutan garam dapur,larutan cuka yang pekat, larutan asam sulfat.

Larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik dengan memberikan gejala berupa tidak ada gelembung dalam larutan atau lampu tidak menyala pada alat uji.
Contoh larutan non-elektrolit adalah:
·         Larutan gula merupakan salah satu contoh larutan non-elektrolit karena pada saat gula dilarutkan dalam air, molekul-molekul gula tersebut tidak terurai menjadi ion tetapi hanya berubah wujud dari padat menjadi larutan.
·         Larutan urea merupakan salah satu contoh larutan non-elektrolit karena pada saat gula dilarutkan dalam air, molekul-molekul gula tersebut tidak terurai menjadi ion tetapi hanya berubah wujud dari padat menjadi larutan.
·         Larutan alcohol merupakan salah satu contoh larutan non-elektrolit karena pada saat gula dilarutkan dalam air, molekul-molekul gula tersebut tidak terurai menjadi ion tetapi hanya berubah wujud dari padat menjadi larutan.



1.2                           Tujuan Penelitian
1.               membedakan larutan elektrolit dan nono-elektrolit
2.               untuk mengetahui larutan elektolit dan non-elektrolit










BAB II

LANDASAN TEORI


2.1                           Larutan Elektrolit dan Non-Elektrolit

Larutan elektrolit merupakan larutan yang dapat mengahantarkan arus listrik. Sedangkan larutan non-elektrolit merupakan larutan yang tidak dapat menhantarkan listrik.

Kemampuan elektrolit menghantarkan arus listrik dalam larutannya disebabkan oleh adanya ion-ion yang dihasilkan dari reaksi ionisasi elektrolit dalam air.

Reaksi umum ionisasi dapat dituliskan sebagai berikut:

A x By(s) x Ay+(aq) + YBx-(aq)

Reaksi ini tidak dapat terjadi pada non-elektrolit,karena proses pelarutan pada non-elektrolit hanya proses pelarutan biasa, yaitu tidak disertai proses ionisasi.

Perbedaan Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit

No
Larutan Elektrolit
Larutan Non Elektrolit
1.
Mengandung Ion
Tidak Mengandung Ion
2.
Dapat menghantarkan Listrik (Konduktor)
Tidak dapat Menghantarkan Listrik (Isolator)
3.
Mempunyai Kutub (Polar)
Tidak mempunyai Kutub (Non Polar)
4.
Jika di tes dengan alat Elektrolit tester, maka akan menghasilkan Gelembung gas dan lampu menyala dengan terang
Jika di tes dengan alat Elektrolit tester, tidak ada Gelembung gas dan lampu tidak menyala
5.
Zat Terlarutnya dapat terIonisasi
Zat terlarutnya tidak dapat terIonisasi
6.
a=1 atau 0<a<1
a=0

Contoh Larutan Elektrolit:

H2SO4 = Asam Sulfat
NaCl = Natrium Klorida
KOH = Kalium Hidroksida
CH3COOH = Cuka (Asam Asetat)
HCl = Asam Klorida

Contoh Larutan Non Elektrolit:

NH3 ­= Amoniak
CO(NH2)2 = Urea
C12H22O11 = Sukrosa
C2H5OH = Alkohol (Etanol)
CH3OH = Alkohol (Metanol). (sahri,2012)


2.2                           Jenis-jenis Larutan Berdasarkan Daya Hantar Listrik

1.               larutan elektrolit kuat

Larutan elektrolit kuat adalah larutan yang banyak menghasilkan ion-ion karena terurai smpurna. Yang tergolong larutan elektrolit kuat adalah :
1.            asam – asam kuat
2.            basa – basa kuat
3.            garam – garam yang mudah larut

cirri – cirri daya hantar listri larutan elektrolit kuat yaitu:
·               lampu pijar akan menyala terang dan timbul gelembung-gelembung di sekitar elektrode
·               larutan elektrolit kuat terbentuk dari terlarutnya senyawa elektorlit kuat dalam pelarut air
·               senyawa elektrolit kuat dalam air dapa terurai sempurna membentukion positif (kation) dan ion negatif (anion) . larutan elektrolit kuat terurai sempurna dalam larutan.contoh : HCl, HBr, HI, HNO3,H2SO4 NaOH, KOH, DAN NaCl.

2.               Larutan elektrolit lemah

Larutan elektrolit lemah adalah larutan yang daya hantar  listriknya lemah. Larutan elektrolit lemah mengandung zat yang hanya sebagian kecil menjadi ion-ion ketika larut dalam air. Yang tergolong larutan elektrolit lemah yaitu:
1.            Asam – asam lemah
2.            Garam – garam yang sukar larut
3.            Basa –basa lemah

Ciri - ciri daya hantar listrik larutan elektrolit lemah yaitu larutan yaitu larutan elektrolit lemah tidak memberikan gejala lampu menyala, tetapi menimbulkan gas termasuk kedalam larutan elektrolit lemah. Contohnya : larutan ammonia, larutan cuka dan larutan H2S( asam sulfit).









Perbedaan larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah

No
Larutan Elektrolit Kuat
Larutan Elektrolit Lemah
1.
a=1
a=0<a<1
2.
Terionisasi Sempurna
Terionisasi Sebagian
3.
Daya Hantar Listriknya Baik (Kuat)
Daya hantar Listriknya Kurang Baik (Lemah)
4.
Jumlah Ion nya banyak
Jumlah Ion nya sedikit
5.
Jika di tes dengan alat Elektrolit tester, maka akan menghasilkan Gelembung gas dan lampu menyala dengan terang
Jika di tes dengan alat Elektrolit tester, maka akan menghasilkan Gelembung gas tetapi lampu redup/tidak menyala

(Yupan Paisal,2012)


































 
BAB III

METODE PENELITIAN

3.1                   Alat dan Bahan

                  Alat :
·         Baterai ABC 4 buah
·         Tembok tempat larutan
·         Seperangkat alat elektrolit
·         Lampu pijar yang kecil
·         Kain lap
·         Tembok pencuci baterai
     


                  Bahan :
·         Larutan garam
·         Larutan urea
·         Larutan alcohol
·         Larutan gula
·         Larutan pemutih
·         Larutan cuka
·         Aqua botol
·         Air sumur

3.2          Waktu dan Tempat

Kami melakukan pengamatan ini pada hari selasa 12 November 2013 pukul 11.12 WIB di Gedung LAB kimia SMA N 1 Simpang Kiri Kota Subulussalam jalan Syekh Abdurrauf Subulussalam.

3.3         Cara Kerja

1.   semua larutan diletakkan diatas meja dengan berat dan ukuran yang sama
2.   inti baterai itu dimasukkan kedalam larutan,  terlebih dahulu  baterai 2 buah tersambung dengan  kabel seperangkat alat elektrolit
3.   inti baterai dimasukkan  kedalam larutan satu persatu, dan setelah baterai tersebut masuk kedalam larutan,  inti baterai dicuci dengan air aqua botol
4.   waktu yang diperlukan untuk mengetahui larutan tersebut mengandung elektrolit atau non-elektrolit  adalah 1 menit saja






BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN


4.1           Hasil Pengamatan

Data hasil pengamatan:

No.
Nama larutan
Gelembung
Lampu
1.
Larutan garam
+
Terang(+)
2.
Larutan cuka
-
Tidak hidup
3.
Larutan gula
-
Tidak hidup
4.
Larutan urea
-
Tidak hidup
5.
Pemutih
+
Redup
6.
Alcohol
-
Tidak hidup
7.
Air sumur
-
Tidah hidup
   
Keterangan:
( - )      = tidak ada
( + )     = ada


4.2       Pembahasan
            Larutan yang mengandung eletrolit adalah larutan garam dan pemutih,pada larutan garam jika dilarutkan didalam air akan terionisasi, ion- ion tersebut yang dapat menghantarkan listrik.
               Sedangkan larutan yang tidak mengandung elektrolit atau larutan non-eketrolit adalah larutan gula,urea,alkohol dan air sumur. Larutan tersebut tidak dapat menghantarkan listrik karena ionnya tidak terionisasi,sehingga larutan tersebut tidak dapat menghantarkan listrik.  



















BAB V

PENUTUP


5.1              Kesimpulan

Larutan dapat menghantarkan listrik disebut dengan larutan elektrolit. Sedangkan larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik disebut dengan larutan non elektrolit. Larutan elektrolit ada yang kuat dan ada yang lemah. Larutan elektrolit kuat adalah larutan yang banyak menghasilkan ion-ion karena terurai sempurna, sedangkan  Larutan elektrolit lemah adalah larutan yang daya hantar  listriknya lemah.


5.2           Saran

Larutan elektrolit dapat menguntungkan hidup manusia. Oleh sebab itu kita harus bersyukur karena bukan hanya bahan bakar minyak yang dapat menghantarkan listrik, larutan juga dapat menghantarkan listrik.








DAFTAR PUSTAKA





Tidak ada komentar:

Posting Komentar